Hak-hak Tersangka

Ketika seseorang kemudian dituduh melakukan perbuatan tindak pidana, maka seketika itu juga dia mendapatkan haknya.

Didalam KUHAP disebutkan “tersangka berhak segera mendapatkan pemeriksaan oleh penyidik”.

Sehingga ketika dia ditangkap, maka penyidik berkewajiban untuk melakukan pemeriksaan.

Selama pemeriksaan maka tersangka harus diberitahukan dengan jelas dalam Bahasa yang dimengerti olehnya. Baik yang disangkakan waktu pemeriksaan berlangsung.

Kepentingan untuk diberitahukan tentang disangkakan kepadanya merupakan bagian dari proses mempersiapkan pembelaan. Baik untuk pemeriksaan di penyidikan maupun untuk pembelaan di persidangan.

Proses ini juga berlaku untuk pemeriksaan di persidangan dimuka umum.

Selama pemeriksaan (baik ditingkat penyidikan dan proses pengadilan), tersangka atau terdakwa berhak memberikan keterangan secara bebas kepada penyidik dan hakim. Tersangka/terdakwa tidak boleh ditekan untuk memberikan keterangan.

Bahkan didalam setiap pernyataan didalam proses penyidikan, selalu dicantumkan adanya tidak ada paksaan, rekayasa ataupun pengaturan jawaban dari penyidik.

Didalam setiap tingkatan proses hukum (Baik tingkat penyidikan maupun dimuka persidangan), tersangka/terdakwa demi kepentingan pembelaan, berhak untuk mendapatkan bantuan hukum.

Untuk mendapatkan penasehat hukum maka tersangka/terdakwa berhak memilih sendiri penasehat hukumnya.

Namun terhadap kejahatan yang ancaman hukumnya adalah hukuman mati atau hukum seumur hidup atau ancaman diatas lima belas tahun atau bagi mereka yang tidak mampu, maka namun ancaman diatas lima tahun atau lebih, maka proses pemeriksaan wajib didampingi oleh penasehat hukum.

Penyidik atau majelis hakim yang memeriksa perkara wajib menyediakan penasehat hukum demi kepentingan pembelaan dari tersangka/terdakwa.

Penasehat hukum karena ditunjuk maka menjadi kewajiban untuk mendampingi secara cuma-cuma.

Sehingga terhadap perkara yang ancaman hukumnya hukuman mati, hukuman seumur hidup atau ancaman 20 tahun penjara atau ancaman diatas lima tahun namun tidak didampingi penasehat hukum maka proses hukumnya menjadi batal.

Kepentingan untuk didampingi penasehat hukum agar proses hukum menghormati hak asasi manusia. Selain juga ditegaskan didalam KUHAP.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s