Fungsi Hukum

Hampir setiap orang pernah mengalami proses hukum. Entah cuma sekedar kena tilang (bukti pelanggaran) akibat lalu lintas, menjadi saksi peristiwa pidana ataupun korban dari tindak pidana. Belum lagi akibat hak-haknya kemudian dirampas.

Disaat setiap orang yang kemudian mengalami proses hukum, maka didalam dirinya kemudian menuntut keadilan. Menuntut hukum harus dilaksanakan dengan adil dan memihak kepadanya.

Begitu juga sebaliknya. Para pelaku selain ingin agar dapat diperlakukan dengan baik, berharap kepada hukum agar dapat memberikan hukuman yang seadil-adilnya. Ataupun mengalami proses hukum yang tidak berat sebelah.

Begitulah hakekat dan kodrat manusia.

Pertimbangan itulah kemudian hukum mewarnai di pengadilan. Para korban ataupun siapapun hak yang kemudian dirampas berharap hukum memihak kepadanya. Demikian juga pelaku berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan baik. Tidak memaksa kepadanya untuk mengakui bukan perbuatannya.

Tarik-menarik kepentingan hukum antara korban dan pelaku kemudian dikenal sebagai fungsi hukum. Hukum harus memihak kepada keadilan.

Dalam berbagai doktrin (pendapat para ahli) bahkan berbagai rumusan peraturan perundang-undangan maka adil mempunyai makna yang esensial. Adil harus menempatkan sesuai dengan kadar perkara yang digelar.

Secara umum, Aristoteles hanya menerangkan makna adil menjadi dua. Adil ditempatkan sesuai dengan peruntukkannya. Dan adil ditempatkan sama rata.

Dalam hukum nasional, maka adil harus diperlakukan sama dapat dilihat didalam konstitusi. Makna pasal 28D ayat (1) UUD 1945 dengan tegas menyebutkan “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, Perlindungan dan kepastian hukum yang adil sertap perlakuan yang sama dihadapan hukum”.

Begitu juga pasal 28G ayat (2) yang tegas menyebutkan “setiap orang berhal untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak memperoleh suaka politik dari negara lain”.

Dengan menempatkan keadilan sebagai makna penting didalam hukum maka fungsi hukum di Indonesia mengutamakan keadilan. Yang berpihak kepada kebenaran hukum.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s