Barang bukti dan barang sitaan

Dalam praktek hukum acara pidana, biasa dikenal Barang bukti dan barang sitaan. Didalam KUHAP, kekuatan barang bukti diperoleh apabila dihubungkan dengan alat bukti sebagaimana diatur didalam Pasal 184 KUHP. Alat bukti terdiri dari saksi, saksi ahli, surat, petunjuk dan keterangna terdakwa. Mengenai barang bukti, memberikan keyakinan kepada hakim untuk adanya terjadi peristiwa pidana. Dengan adanya … Lanjutkan membaca Barang bukti dan barang sitaan